• PT Arminareka Perdana

    Kantor Pusat :
    Gedung Menara Salemba
    Lt. 5
    Jl. Salemba Raya No.5
     Jakarta Pusat 10440
    Tel. (021) 3984.2982
    (021) 3984.2964
    Fax. (021) 3984.2985
    
    Kantor Perwakilan :
     Jl. Alam Raya 2
    Puri Gading C8/12
    Jatimelati,
    Pondok Melati, Bekasi
    Jawa Barat 17415
    Tel. (021) 84308544
    Fax. (021) 84308544

     

     

     

     

    Contact Person :
    H. Imam Prasaja
    HP. 02170716405

    Email: i_prasaja@yahoo.com

  • Jadwal Presentasi

    Hadiri presentasi di Kantor Pusat setiap hari kerja pada pkl 10.00 WIB dan 13.00 WIB dengan konfirmasi sms terlebih dahulu,
    yaitu ketik : nama lengkap # alamat # saya akan menghadiri acara presentasi PT.Arminareka pada hari / tanggal / pkl. :............# (isi sesuai pilihan waktu). Lalu kirim sms ke : 02170716405

    Acara manasik haji/umrah, training, presentasi, plus makan siang gratis diselenggarakan di Kantor Pusat pada hari Sabtu tiap 2 pekan sekali pukul 09.00 WIB s.d. selesai. (bulan ini pada : 11 dan 25 Februari 2012)
    Ajak anggota keluarga, saudara dan teman anda pada acara tersebut . Mohon konfirmasi via sms lebih dahulu ke : 02170716405

  • Bank Pendukung :

     

    Pembayaran SAH melalui :

    BANK MANDIRI
    Cabang Bekasi
    Norek : 156.0001408550 (Rp)
    Norek : 156.0001408576 (USD)
    BANK SYARIAH MANDIRI
    Cabang Kalimalang
    Norek : 0690038383
    BANK RAKYAT INDONESIA
    Cabang Pondok Kelapa
    Norek : 0528-01-000088-30-3
    BANK NEGARA INDONESIA
    Cabang Galaxi
    Norek : 0147752748
    BANK CENTRAL ASIA
    Cabang Galaxi
    Norek : 751-0172-820
    Atas nama PT ARMINAREKA PERDANA

    Bukti transfer agar di fax :
    021 - 3984 2985 atau
    021 - 3984 3015 atau
    021- 3106797
    Konfirmasi Transfer :
    Nama # Tgl_Transfer #
    Jml_Transfer # Umroh/Haji #
    Rekening_Tujuan
    Kirim SMS ke :
    02170716405

     

  • Langkah-langkah Pendaftaran :


    1. Isi Pendaftaran.
    2. Transfer uang DP Umrah/Haji ke salah satu no rekening bank PT Arminareka Perdana.
    3. Kirim bukti Transfer dan KTP melalui fax.02184308544 atau email i_prasaja@yahoo.com
    4. Konfirmasi melalui sms dengan format : Nama # Tgl_Transfer #
    Jml_Transfer # Umroh/Haji # Rekening_Tujuan
    ke No. HP 02170716405.

    Selanjutnya kami akan segera mengurus pendaftaran anda dan paket segera dikirimkan ke alamat rumah anda.

Rasulullah SAW teladan sepanjang zaman

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kaum muslimin jamah sholat jumat yang dimuliakan Allah
Marilah kita senantiasa berupaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Takwa dengan makna yang sesungguhnya, selalu berupaya mengabdi pada Allah dalam setiap aktivitas kita dengan penuh keikhlasan dan mengharapkan keridhoan-Nya semata. Juga selalu merasa khawatir dan takut jika perbuatan yang kita lakukan membawa kita kepada kemurkaan Allah SWT.

Hadirin sidang jumat yang berbahagia
Masih terasa segar dalam ingatan kita nuansa semarak memperingati hari kelahiran nabi besar Muhammad saw di berbagai tempat. Rasa kecintaan untuk meneladani kehidupan Rosulullah masih bergelora di dalam dada. Semangat untuk mendalami kehidupan keseharian Rosulullah yang penuh kesederhanaan semakin membakar setiap jiwa insan yang mengaku sebagai umat beliau.

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

“Tidaklah Kami mengutusmu wahai Muhammad kecuali untuk menjadi rahmat sekalian alam” (Al-Anbiya: 107)

Rosulullah bukan hanya menjadi rahmat buat kaum muslimin yang menjadikan beliau sebagai panutan dan contoh sejati dalam merealisasikan ketaatan kepada Allah, dalam bersosialisasi sehari, menjadi ayah, menjadi suami, menjadi kakek bahkan menjadi seorang pemimpin. Tetapi Rosulullah juga adalah rahmat untuk alam sejagat ini, yang di sana hidup manusia-manusia yang tak pernah tahu dan mau tahu buat apa mereka diciptakan oleh Allah. Dengan diutusnya Rosulullah saw ke dunia, dengan membawa cahaya islam, Islam telah mampu merubah kehidupan umat manusia ke arah kehidupan yang penuh makna, menerangi dengan ilmu pengetahuan dan kemakmuran.

Kaum Muslimin jamaah sholat jumat yang dimuliakan Allah
Saat zaman sekarang ini sedang mencari seorang panutan yang ideal yang patut dicontoh, Al-Quran sejak 14 abad yang lalu telah menegaskan:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sungguh terdapat dalam diri Rosulullah suri tauladan yang baik” (Al-Ahzab: 21)

Seorang sosok pribadi yang mulia, yang begitu mencintai umatnya, saat kematian akan menjemput beliau yang beliau ingat dan pikirkan adalah umatnya. Hari-hari Rosulullah pun semasa hidupnya adalah memperhatikan bagaimana umatnya mendapat kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan di akherat.

Kaum muslimin jamaah sholat jumat yang berbahagia
Saat ini kita masih berada dalam bulan rabiul awal yang mulia, yang mana bukan hanya pada bulan ini saja Rosulullah dilahirkan tetapi pada bulan ini juga beliau diwafatkan oleh Allah SWT, kisah wafatnya begitu menyayat hati kalau kita mengingatnya kembali. Kisah wafatnya Rosulullah sungguh akan menggugah jiwa-jiwa beriman, duka itu masih berbekas walaupun sudah 14 abad berlalu jika kembali untuk dikenang.

Seorang sahabat Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Ketika Rosulullah mendekati ajalnya, beliau mengumpulkan kami di rumah ‘Aisyah. Beliau memandang kami tanpa sepata kata, sehingga kami semua menangis menderaikan air mata. Lalu beliau bersabda: “Semoga Allah menyayangi, menolong dan memberikan petunjuk kepada kalian. Aku berwasiat agar kalian bertakwa kepada Allah. Janganlah kamu berlaku sombong terhadap Allah. Kalau sudah datang ajalku, hendaklah Ali yang memandikan aku, Fudlail bin Abbas yang menuangkan air, dan Usman bin Zaid membantu mereka berdua. Kemudian kafani aku dengan pakaianku saja manakala kamu semua menghendaki, atau dengan kain Yaman yang putih. Ketika kalian sedang memandikan aku, letakkan aku di atas tempat tidurku di rumahku ini, yang dekat dengan liang kuburku nanti. “
Mendengar itu, seketika para sahabat menjerit histeris, menangis pilu, sambil berkata: ” Wahai Rasulullah, engkau adalah utusan untuk kami, menjadi kekuatan jamaah kami, selaku penguasa yang selalu memutusi perkara kami, kalau Engkau sudah tiada, lalu kepada siapakah kami mengadukan semua persoalan kami!?”

Rasulullah Saw bersabda: “Aku sudah tinggalkan untuk kalian jalan yang benar di atas jalan yang terang benderang, juga aku tinggalkan dua penasehat, yang satu pandai bicara dan yang satu pendiam. Yang pandai bicara yaitu Al-Qur’an, dan yang diam ialah kematian. Manakala ada persoalan yang sulit bagi kalian, maka kembalikan kepada Al Qur’an dan Sunnahku, dan andaikan hati keras seperti batu, maka lenturkan dia dengan mengingat kematian.”

Kaum Muslimin Jamaah Sholat Jumat yang dimuliakan Allah
Semenjak hari itu, sakit Rasulullah saw bertambah parah, selama 18 hari beliau menanggungnya. Sampailah tiba hari senin di hari beliau menghadap Rabbnya. Sewaktu adzan shubuh Bilal ra datang menghampiri pintu Rasulullah Saw seraya mengucapkan salam.
Dari dalam rumah Fathimah putri Rasulullah saw menjawab salam Bilal, dan ia membertahukan bahwa Rasulullah saw dalam keadaan sakit.
Bilal pun kembali ke masjid, tatkala shubuh mulai terang sedang Rasulullah saw belum juga datang, Bilal kembali menghampiri pintu Rasulullah. Mendengar suara Bilal, Rosulullah memanggilnya, lalu bersabda: ”Masuklah wahai Bilal, penyakitku rasanya semakin bertambah, suruhlah Abu Bakar agar menjadi imam shalat dengan orang-orang yang hadir.”
Kemudian bilal memasuki masjid dan memberitahu Abu Bakar agar beliau menjadi imam dalam sholat tersebut. Ketika Abu Bakar melihat ke mihrab Rasulullah saw yang kosong, ia tidak dapat menahan perasaannya, lalu ia menjerit dan akhirnya jatuh pingsan. Orang-orang yang berada di dalam masjid menjadi bising sehingga terdengarlah oleh Rasulullah saw.
Rosulullah lalu memanggil Fathimah lalu berkata: ”Wahai Fathimah, ada apakah dengan jeritan itu, kenapa di dalam masjid sana begitu gaduh?” Fathimah menjawab: ”Itu karena engkau tidak hadir mengimami wahai Rosulullah.”
Maka Rasulullah meminta Ali dan Fadhal bin Abbas untuk memapah beliau masuk ke masjid, Rosulullah kemudian shalat bersama-sama mereka . Setelah salam beliau menghadap ke arah kaum muslimin dan bersabda: ”Wahai kaum muslimin, kalian masih dalam pemeliharaan dan pertolongan Allah. Untuk itu bertaqwa-lah kepada-Nya dan taatilah Dia, sesungguhnya saya akan meninggalkan dunia ini, dan hari ini adalah hari pertamaku di akherat dan hari terakhirku di dunia.”

Kaum Muslimin Jamaah Sholat Jumat yang dimuliakan Allah
Kisah ini semakin membuat kita menjadi sedih saat Rosulullah pulang kembali ke rumahnya, Allah mewahyukan kepada Malaikat Maut supaya turun menemui Rasulullah saw dengan berpakaian sebaik-baiknya. Kemudian menyuruh Malaikat Maut mencabut nyawa Rasulullah saw dengan lemah lembut. Seandainya Rasulullah menyuruhnya masuk, maka dia dibolehkan masuk. Tetapi jika Rasulullah tidak mengizinkannya, hendaklah dia kembali.
Maka turunlah Malaikat Maut untuk menunaikan perintah Allah SWT. Sesampainya di depan pintu kediaman Rasulullah saw, Malaikat Maut berkata: “Assalamualaikum wahai ahli rumah kenabian, sumber wahyu dan risalah!”
Fatimah pun keluar menemuinya dan berkata kepada tamunya: “Wahai hamba Allah, Rasulullah sekarang dalam keadaan sakit.”
Kemudian Malaikat Maut itu memberi salam lagi: “Assalamualaikum, bolehkah saya masuk?”
Rasulullah saw mendengar suara Malaikat Maut itu, lalu ia bertanya kepada puterinya Fatimah: “Siapakah yang ada di luar pintu itu?”
Fatimah menjawab: “Seorang lelaki memanggil baginda. Saya katakan kepadanya bahwa baginda dalam keadaan sakit. Kemudian dia memanggil sekali lagi dengan suara yang menggetarkan sukma.”
Rasulullah saw bersabda: “Tahukah kamu siapakah dia?”
Fatimah menjawab: “Tidak wahai baginda.”
Lalu Rasulullah saw menjelaskan: “Wahai Fatimah, dia itu adalah melaikat maut yang memusnahkan semua kenikmatan, yang memutuskan segala nafsu syahwat, yang memisahkan pertemuan, dan menghabiskan semua rumah, serta dia yang meramaikan kuburan.”
Mendadak Fathimah menangis, lalu berucap: “Wahai Ayahku, sesungguhnya aku takkan mendengar sabdamu lagi, juga tak kan mendengarkan ucapan salam darimu sesudah hari ini.”
Rasulullah berkata: “Tabahkan hatimu wahai anakku Fathimah, sebab sesungguhnya hanya engkau di antara keluargaku yang pertama berjumpa denganku.”

Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Masuklah, wahai Malaikat Maut.” Maka masuklah Malaikat Maut itu sambil mengucapkan: “Assalamualaika ya Rasulullah.”
Rasulullah saw pun menjawab: “Waalaikassalam wahai Malaikat Maut. Engkau datang untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?
Malaikat Maut menjawab: “Saya datang untuk ziarah sekaligus mencabut nyawa. Jika tuan izinkan akan saya lakukan. Jika tidak, saya akan pulang.”
Rasulullah saw bertanya: “Wahai Malaikat Maut, di mana engkau tinggalkan Jibril?”
Jawab Malaikat Maut: “Saya tinggalkan dia di langit dunia.”
Baru saja Malaikat Maut selesai bicara, tiba-tiba Jibril datang lalu duduk disamping Rasulullah saw. Kemudian Rosulullah berkata: “Wahai Jibril, tidakkah engkau mengetahui bahwa ajalku telah dekat?”
Jibril menjawab: “Ya, wahai kekasih Allah.”
Rosul melanjutkan ucapannya: “Beritakan kepadaku akan kemuliaan yang menggembirakan aku di sisi Allah.”
Jibril menjawab: “Semua pintu-pintu telah terbuka. Dan para malaikat sudah berbaris menanti kehadiran Ruh-mu di langit. Pintu-pintu surga telah terbuka, dan bidadari-bidadari sudah bersolek menanti kehadiran Ruh-mu.
Rasulullah saw berkata: “Segala Puji bagi Allah wahai Jibril, berilah aku kabar gembira mengenai umatku kelak di hari kiamat!”
Jibril menjawab: “Aku beritahukan kepadamu wahai Rosulullah, bahwa sesungguhnya Allah Ta’ala telah berfirman: “Sesungguhnya sudah Aku larang semua Nabi masuk ke dalam surga sebelum engkau memasuki lebih dulu. Dan Aku larang semua umat sebelum umatmu masuk lebih dulu.” (Hadist Qudsi)
Dengan tersenyum Rosulullah berkata: ”Sekarang sudah tenang hatiku dan hilanglah kekhawatiranku.” Beliau melanjutkan: ”Wahai malaikat maut, mendekatlah kepadaku.”
Malaikat Maut pun mendekati beliau dan mulailah mencabut ruh Rosulullah.
Ketika sampai di perut Beliau bersabda: “Wahai malaikat Jibril, alangkah pahitnya rasa sakaratul maut ini”. Malaikat Jibril memalingkan wajahnya. Ketika itu Nabi Saw berkata: ”Wahai Jibril, apakah engkau tidak suka melihat wajahku!” Jibril menjawab: ”Wahai kekasih Allah, siapa kiranya yang sampai hati melihat wajahmu, dan engkau dalam keadaan sakaratul maut.“
Anas ra berkata: ”Ketika ruh Nabi Saw sampai di dada, beliau bersabda: ”Aku berwasiat kepada kalian, agar kalian memelihara shalat, dan apa-apa yang menjadi tanggungjawabmu” sampai perkataan beliau putus.

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah
Rosulullah telah menghembuskan nafasnya yang terakhir dengan tersenyum. Anas bin Malik melanjutkan ucapannya: “Ketika aku di depan pintu rumah Aisyah, aku mendengar Aisyah sedang menangis dengan kesedihan yang mendalam sambil mengatakan, “Wahai orang yang tidak pernah memakai sutera, wahai orang yang keluar dari dunia dengan perut yang tidak pernah kenyang dari gandum, wahai orang yang telah memilih tikar daripada singgahsana, wahai orang yang jarang tidur di waktu malam karena takut Neraka Sa’ir.”

Kaum Muslimin jamaah Sholat jumat yang di muliakan Allah
Begitulah ungkapan Aisyah seorang istri Rosulullah yang menyadarkan kita bahwa begitulah keseharian Rosulullah tatkala beliau masih hidup. Padahal beliau adalah orang yang telah dijamin Allah untuk masuk surga. Kini sudah 14 abad berlalu saat Rosulullah meninggalkan umatnya, tetapi ajaran beliau selalu hidup dan akan selalu menghidupkan hati orang-orang beriman. Ada beberapa hal yang hendaklah selalu diingat dan diwujudkan, sebagai wujud kecintaan kita kepada Rosulullah saw:

PERTAMA: IKHLAS DAN MENGIKUTI TUNTUNAN
ROSULULLLAH DALAM BERIBADAH

Hal ini ditegaskan oleh Allah Swt dalam firmannya:

فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحاً وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَداً [الكهف:110]

“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.” (Al-Kahfi: 110)

Rosulullah saw bersabda:

عائشة رضي الله عنها من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد . أخرجه الشيخان

Barang siapa melakukan amalan bukan sesuai dengan tuntunanku maka ia ditolak. (HR. Bukhori Muslim)

KEDUA : KONSISTEN DALAM KETAATAN KEPADA ALLAH SWT
KAUM MUSLIMIN YANG DIMULIAKAN ALLAH

Saat Umar bin Khattab berteriak lantang dengan penuh kesedihan sambil menghunus pedangnya sambil mengucapkan: “Barang siapa yang mengatakan bahwa Muhammad telah mati akan aku tebas lehernya”.
Setelah Abu bakar menutup kembali kain panjang yang menutupi wajah Rosulullah yang mulia, tetesan air mata mengalir membasahi pipi dan janggutnya, ia kemudian bangun dan melangkah keluar menjumpai Umar. Ia tahu perasan Umar yang tidak dapat menerima kehilangan Rasul. Dia sendiri sedang bergelut dengan kesedihan yang amat dalam. Lalu dia pun berseru dengan nyaring. Seruan itu ditujukan kepada semua yang hadir terutama kepada Umar.
“Barang siapa menyembah Nabi Muhammad, sesungguhnya Rasulullah benar-benar telah wafat. Dan barang siapa menyembah Allah,maka Allah tidak pernah mati dan abadi selama-lamanya.”

Kemudian beliau membacakan sebuah firman Allah dalam Al-Quran:

وَمَا مُحَمَّدٌ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَى أَعْقَابِكُمْ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ

“Dan tidaklah Muhammad itu kecuali seorang Rasul. Sudah berlalu rasul-rasul lain sebelumnya. Karena itu, Apakah jika Muhammad meninggal dunia atau terbunuh, kamu akan murtad dan kembali kepada agama nenek moyang kamu?
Sungguh barang siapa murtad kembali kepada agama nenek moyang, tidak sedikit pun menimbulkan kerugian kepada Allah SWT. Dan Allah akan menganjarkan pahala bagi orang-orang yang bersyukur.” (Ali Imran:144)

Tiba-tiba Umar terjatuh lemah di atas kedua lututnya. Tangannya menjulur kebawah bagaikan kehabisan tenaga. Keringat dingin membasahi seluruh badannya. Bagaikan baru hari itu dia mendengar ayat yang sudah lama disampaikan oleh Rasul kepada mereka.
Kini hatinya benar-benar tersentak. “Benarlah baginda telah pergi untuk selama-lamanya. Kau pergi meninggalkan kami yang amat mencintaimu,” rintih hati Umar.
Dan tangis kecintaan tersebut terus merambat ke hati para sahabat dan ke seluruh hati umat sehingga akhir zaman.
Kecintaan orang beriman kepada Rasulnya yang tidak pernah putus sekalipun oleh kematian karena kecintaan atas dasar iman itu tetap lestari dan abadi.
Walau Rosulullah telah tiada, ketaatan kepada Allah harus terus adalah selamanya.

KETIGA : MENELADANI KEHIDUPAN ROSULULLAH
Banyak sisi dari kisah kehidupan Rosulullah yang mesti diteladani oleh umat Islam, apalagi pada saat sekarang ini, bangsa kita sangat membutuhkan pemimpin yang dapat membimbing bangsa yang bukan hanya selamat dari krisis global, tapi yang lebih penting dari pada itu seorang pemimpin yang juga dapat membimbing bangsa hingga mereka selamat di akherat kelak.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sungguh terdapat dalam diri Rosulullah suri tauladan yang baik” (Al-Ahzab: 21)

KEEMPAT : MENCINTAI ROSULLULLAH

Mencintai Rosulullah adalah kewajiban, membela kehormatan Rosulullah merupakan keharusan, karena itu adalah tanda dari keimanan. Sebagaimana sabda Rosulullah dalam hadist shahih:

عن أنس رضي الله عنه: لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من ولده ووالده والناس أجمعين

KELIMA: BERPEGANG TEGUH KEPADA KITABULLAH DAN
SUNAH
Umat saat ini sangat dituntut untuk benar-benar kembali kepada Al-Quran dan Sunah sebagaimana pesan Rosulullah ketika akan wafat, itulah yang akan membimbing mereka menuju keselamatan di dunia dan akherat.:

وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيماً فَاتَّبِعُوهُ وَلا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [الأنعام:153].

“Ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.” (Al-An’am : 153)

Zulhamdi M. Saad, Lc

Peminat Umrah 2012 Diperkirakan Meningkat

Jakarta–Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar berharap peminat umrah pada tahun ini mengalami peningkatan. Untuk itu Garuda berupaya memberikan pelayanan bagi masyarakat yang akan beribadah sekaligus wisata dengan harga yang terjangkau.

“Kita ingin masyarakat kita beribadah serta wisata dengan harga yang terjangkau,” kata Emirsyah Satar pada pembukaan Garuda Indonesia Internasional Islamic Expo (GAIIIE) 2012 di JCC Senayan Jakarta, Jumat (20/1). Tampak hadir Sekretaris Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Cepi Supriatna, serta pimpinan asosiasi penyelenggara haji dan umrah.

“Banyak harga khusus yang ditawarkan, salah satunya dari maskapai nasional, Garuda Indonesia. Garuda Indonesia memberikan diskon 10% untuk seluruh penerbangan domestik dan 15% untuk penerbangan luar negeri,” papar Emirsyah.

“Khusus pengguna kartu kredit Bank Mandiri akan mendapatkan keuntungan ekstra, yaitu bisa membayar dengan cicilan selama 3 bulan,” imbuh Executive Vice President for Coordinator Customer Finance Bank Mandiri, Mansyur S Nasution,

Pameran yang sudah memasuki tahun ketujuh ini diikuti oleh 3 asosiasi, yaitu asoasiasi MICE, asosiasi umrah dan haji, dan asosiasi travel. Dari 87 stand travel agent yang mengikuti, 34 di antaranya adalah perusahaan asing, 28 travel umroh dan haji, dan 15 biro perjalanan umum.

Selain itu diikuti peserta tour and travel yang datang langsung dari Spanyol, yaitu Golden Palm Group International. Agen travel ini ternyata memiliki paket Islamic Tour ke Andalusia yang diberi judul “Andalusia, Journey To A Lost Kingdom”.

Direktur Pemasaran Garuda Arif Wibowo mengatakan, pada tahun 2011, lebih dari 300 ribu umat Muslim dari tanah air menunaikan ibadah umrah. “Diperkirakan tahun ini meningkat, karena daftar tunggu ibadah haji sudah cukup banyak, masyarakat bisa umrah dulu,” katanya. (ks)

Sumber :  http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/informasi/berita/detailberita/113

Haji Nonkuota Terlantar di Bandara Jeddah

Sejumlah calon haji nonkuota asal Banjarmasin terlantar di Bandara Jeddah. mereka mengaku telah menempuh perjalanan selama 20 jam lebih untuk tiba di Jeddah. Sabani (51), jamaah non kuota dari Ipah Grup, mengaku menempuh perjalanan sekira 21 jam dari Jakarta hingga ke Jeddah.

Dari Kalimantan, Sabani terbang ke Jakarta. Kemudian dari Jakarta Selasa 18 Oktober, pukul 15.00 WIB, dengan pesawat Cathay Pasific, dan 68 anggota rombongan lainnya terbang menuju Jeddah.

Tapi penerbangan Sabani tidak langsung ke Jeddah, melainkan transit terlebih dahulu di Hong Kong. Di sini, dia dan rombongan menuju ruang transit selama 1 jam lebih. Kemudian diterbangkan kembali dan transit di Dubai. Tapi, transit kali ini mereka hanya menunggu di dalam pesawat dan barulah terbang ke Jeddah.

Mereka baru tiba di Jeddah sekitar pukul 08.00 waktu Arab Saudi atau 12.00 WIB, Rabu (19/10). Menurut kepala rombongan, Rusbaini Arifin, mereka tidak mendapatkan pesawat yang langsung menuju Jeddah. Karena pesawat Garuda sudah dibooking untuk jamaah haji reguler dan haji plus.

Kepala Daker Jeddah, Ahmad Abdullah, mengungkapkan tiap tahun ada saja warga negara Indonesia yang menjalani ibadah haji melalui non kuota. Tahun lalu, ditemukan 3.000 orang ikut jamaah haji nonkuota. Mereka tidak memiliki maktab dan diselipkan pihak muassasah ke maktab 17.

Kejadian ini membuat Dirjen dan Sekjen Kementerian Agama dan menolak tindakan pihak muassasah tersebut dan meminta jamaah non kuota dikeluarkan dari maktab 17, karena di maktab tersebut sudah terdapat jamaah reguler yang sudah terdaftar di Kementerian Agama.

Sejauh ini, pihak kementerian agama hanya bisa menyadarkan kepada warga negara Indonesia agar tidak menjalankan haji nonkuota. Karena kondisi mereka tidak terjamin selama berada di Arab Saudi. Banyak jamaah haji nonkuota ini terlantar dan tidak tertangani dengan baik oleh penyelenggaranya. Penyelenggara haji nonkuota ini juga tidak terdaftar di Kementerian Agama. (Kemenag/ARI).

Sumber:Liputan6.com

Manasik Umrah

Manasik Umrah Klik di Sini.

Insya Allah, bisnis Arminareka Perdana sesuai dengan Syariah.

Anda Ingin Umroh atau Haji Plus lewat Arminareka Perdana ? Plus Bisa Menjalankan Hak Usaha Keagenan ?

Cukup Dengan DP Umroh 3.5 Juta atau DP Haji Plus 5 Juta maka Anda akan Mendapatkan :

  1. Voucher Umroh senilai US$ 350 atau Voucher Haji Plus US$ 500; Voucher ini berlaku selamanya ( Anda ditunggu sampai Mampu untuk melunasi Biaya Umroh atau Haji Plus ) atau voucher juga bisa dipindahtangankan ke orang lain.
  2. Asuransi Jiwa dari Mega Life Syariah senilai 20 – 50 Juta
  3. Souvenir berupa Baju Koko atau Mukena
  4. ID Card dan Starterkit ( isi legalitas Perusahaan, Brosur dll )
  5. Hak Usaha Referensi atau Keagenan Biro Umroh/Haji Plus ( boleh dijalankan boleh tidak )

Di Arminareka berlaku AKAD MUROBAHAH, dimana uang yang disetor Jamaah tidak hilang atau hangus melainkan dirupakan 5 Hak diatas. Jadi jelas tidak ada yang dirugikan dalam Akad ini dan Insya Allah bisnis ini HALAL.

Alhamdulillah sejak tgl 5 Nopember 2010, PT Arminareka Perdana telah mendapatkan Sertifikat sebagai LEMBAGA BISNIS SYARIAH dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia ( DSN-MUI )

Adapun mengenai sistem Komisi atau Bonus yang berlaku di Arminareka, berlaku AKAD WAKALAH TASWIQ BIL UJROH  yakni akad dimana seseorang menjadi wakalah / wakil (agen) penjualan oleh sebuah perusahaan dimana akan mendapatkan ujroh (bonus) ketika dapat membantu penjualan produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Dalam hal ini, wakil penjualan adalah seluruh Jamaah / member Arminareka Perdana dan perusahaan adalah PT. Arminareka Perdana. Dimana Jamaah / member Arminareka akan mendapatkan bonus yang diberikan oleh PT. Arminareka Perdana ketika terjadi penjualan produk atau jasa Umroh dan Haji Plus. (mitrahaji.com)

MUI : Bisnis Arminareka Perdana Sesuai dengan Syariah

Baru dua perusahaan jasa Umrah/Haji yang telah mendapatkan sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional, salah satunya adalah PT. Arminareka Perdana. Lalu, bagaimana Arminareka Perdana bisa mendapatkan sertifikasi syariah, Kanz Megazine mewawancari Wakil Sekretaris BPH Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Kanny Hidaya Y,SE,MA, yang juga menjadi review sertifikasi syariah PT. Arminareka.

Bagaimana proses sertifikasi DSN?

Setiap yang akan mengajukan sertifikasi harus mengajukan permohonan dulu ke Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, kemudian diundang untuk presentasi di depan Badan Pelaksana Harian (BPH). Ini adalah suatu komite di DSN yang bertugas untuk mengurusi masalah yang ada. Jika lolos pada tahap ini, maka DSN membuat tim review yang akan masuk ke perusahaan untuk melihat aspek legal dan segala macamnya.

Dalam bisnis Arminareka, legalitas yang paling penting adalah sebagai penyelenggara haji/umrah. Kita lihat dokumennya, aspek manajerial, nasabah, dan aspek lain. Jika harus ada koreksi, tim akan meminta pihak pemohon melakukan perbaikan. Jika perbaikan telah dilakukan dan sesuai dengan DSN, maka pemohon akan mendapatkan sertifikasi syariah.

Berapa lama waktu untuk mereview?

Review dilakukan dua sampai tiga kali. Waktunya, sekitar satu hingga tiga minggu atau paling lama sebulan. Karena tim akan melaporkan hasil review ke BPH yang juga dihadiri Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional KH Ma’ruf Amin. Kalau semua tidak ada masalah, seluruh prosedur telah diikuti dan Ketua BPH setuju, maka pemohon akan diberikan sertifikasi.

Bagaimana anda melihat Arminareka?

Perusahaan ini menyelenggarakan rekrutmen anggotanya denga metode tertentu atau sebuah sistem, yang memberikan keuntungan bagi anggotanya. Sistem Arminareka termasuk kategori sistem penjualan langsung berjenjang syariah. Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan Fatwa No 75 mengenai Sistem Penjualan Langsung Syariah. Saya lihat dan paling pokok adalah sesuai Fatwa No 75 tersebut, Arminareka bukan money game. Money game itu adalah hanya ada aliran uang/bonus dan tidak ada produk yang dijual. Anggota mendapatkan uang hanya dari merekrut orang semata. Kami juga melihat sistem remunerasi atau pembagian bonus, jangan sampai ada unsur-unsur yang bersifat dzolim. Jangan sampai pembagian bonus tidak seimbang.

Bagaimana seharusnya pembagian bonusnya?

Dalam syariah, hasil itu harus sesuai dengan kerja. Kalau mengutip kata da’i, hasil itu tergantung pada banyaknya kerja. Jadi jangan samapi upline yang kerjanya sedikit malah dapat banyak, itu kan mendzolimi downline. Jadi itu kita lihat semua.

Bagaimana sistem remunerasi Arminareka?

Kalau kita lihat semua, Arminareka masih sesuai dalam remunerasinya. Orang yang mau membeli produk ke Arminareka, akadnya jual beli. Bukan akan mendaftar, itu yang sempat saya perbaiki. Kalau datang ke Arminareka untuk mendaftar, berarti ini mau main money game. Tetapi kalau orang datang ke Arminareka membawa uang 5 juta dan mau membeli paket haji berarti dia membeli paket haji. Dari paket haji itu, orang yang membeli akan mendapatkan paket yang namanya voucher. Kalau saya lihat Arminareka, voucher itu sebenarnya bukti dan akadnya jual beli. Karena Arminareka adalah penyelenggara haji/umrah, maka bisa menjual paket itu. Kemudian, orang yang membeli paket haji akan menyicil ongkos sisanya untuk bisa berangkat haji.

Jadi apa rambu yang terus dipatuhi?

Jangan sampai produk ini jadi kamuflase. Padahal haji/umroh itu tujuan utama. Kalau sudah masuk Arminareka, dia harus pergi haji/umroh karena dia sudah membeli paketnya. Jangan sampai kemudian muncul tulisan di Republika berjudul “Bahaya MLM berbasis haji”. Di mana disoroti bagaimana dengan harga murah, orang bisa berangkat haji/umroh. Dari sini terlibat, cara pemasaran juga harus hati-hati. Jangan sampai cara pemasarannya salah. Jangan sampai cara pemasarannya salah. Jangan sampai pemasar(marketer) ketika berpromosi bilang begini,”Anda dengan membayar segini(Rp 5 juta) pasti naik haji” itu cara yang salah.(mitrahaji.com)

Presentasi PT Arminareka Perdana

Grafik Hasil Evaluasi Umrah 2011

Harga Umrah/Haji Plus dan Jadwal 2012

PAKET UMRAH & HAJI PLUS PT ARMINAREKA PERDANA TAHUN 2012

I. UMRAH EXECUTIVE

II. UMROH STANDAR

III. UMRAH PLUS

IV. PAKET HAJI PLUS

JADWAL DAN KEGIATAN PERJALANAN PAKET UMRAH 9 HARI

SYARAT DAN PEMBATALAN PAKET UMRAH

SYARAT DAN PEMBATALAN PAKET HAJI PLUS

Membuka Perwakilan/Cabang

Untuk Pendaftaran / penjelasan lebih lanjut,

hubungi kami

No. HP.  02170716405

atau email :  i_prasaja@yahoo.com